"Rojak Sebenarnya Bukan Sosok Seorang Pemuda Yang Tangguh Dan Berpendidikan Tinggi.
'Berhubungan Rasa Percaya Diri Yang Berawal Dari Mimpi nya', Rojak Berkeinginan Untuk Segera Menjadi Sosok Yang Dikagumi.
Ia Tidak Gentar Melawan Segala Rintangan Yang Mungkin Nanti Akan Ia Hadapi Terlebih Sesuatu Yang Nantinya Akan ia Lakukan.
' Ia Yakin Betul Dengan Mimpinya Itu Akan Membuat Dikagumi Semua Orang' Terlebih Dengan Wulan, Gadis Desa Yang Siapapun Melihat nya Akan Terpesona Dengan Kecantikan Bahkan Kebaikannya.
Singkat Cerita Mimpi Yang Rojak Yakini Adalah Ada Sebuah Peninggalan Disuatu Sumur Tua, Yang Mengharuskan Rojak Untuk Menggali Terlebih Dahulu.
" Rojak Kemudian Pergi Untuk Mencari Siapa Yang Mau Bekerja Dengannya' Lalu Dia Bertemu Dengan Pak Supri'.
Ditawarkan kan Pekerjaan Untuk Menggali Tanah Disuatu Tempat Ditengah Hutan Sebuah Sumur Tua, Walaupun Pak Supri Sudah Terbiasa Bekerja Menggali Sumur' Akan Tetapi Pak Supri Teringat Desas-desus Bahwa Rojak Melakukan Ritual Pesugihan,,
'Maka lantas Pak Supri Pun Menolaknya'.
Dengan Penuh Memelas' Rojak Pun Terus Merayunya, Ayo Lha Pak Supri.. Tolonglah Pak', Menggali nya Tidak Terlalu Dalam Pak' Mungkin 1-2 Meter Saja.
Palingan Setengah Hari Selesai Pak Supri,ucap Rojak ke pak Supri
Ok'.. Berapa Bayaran Yang Pak Supri Minta Akan Kuberikan. Timpal Rojak kembali'
Namun Tetap Saja Pak Supri Tidak Menjawab Satu Kata Pun Hanya Terdiam Membisu Dan Terpikirkan Hal-hal Yang Mungkin Akan Berakhir Buruk Nantinya.
Akan Tetapi Rojak Pun Masih Terus Merayunya' Ayo Pak'..?? Berapa Yang Pak Supri Minta, Akan Kuberikan Jika Nanti Selesai Menggali Tanah nya, Akan Kuberikan Lebih Bahkan Jika Pak Supri Menerima Pekerjaan ini.
Dengan Nada Halus..
Pak Supri Pun Akhirnya Menolak'
" Rasanya Saya Tidak Mampu Melakukan nya Mas Rojak'.
Kenapa Pak Supri?? Sahut Rojak Kepada Pak Supri, Lalu Pak supri Menjawab nya' Tenagaku Sudah Tidak Seperti dulu lagi.
Ucap Pak Supri Memberikan alasannya Ke Rojak.
" Akhh.... Gak Percaya Sahut Rojak'.!!
' Iya Mas Rojak'..Timpal Pak Supri,
'Tangan Ini Sudah Tidak Sekuat Dulu Lagi, Jawab Pak Supri.
Lebih Baik Mas Rojak Cari Yang Lain Saja' Yang Tenaganya Masih Muda.
Kemudian RojakPun Meninggalkan Pak Supri Dengan Sedikit Kesal.
Berkali-kali Ia mengajak Pemuda Dikampung nya Tidak ada Yang Mau Bekerja Dengannya, Yang Membuat Harapannya Sia-sia Belaka Jika Mengajak Pemuda Dikampungnya.
" Kemudian ia Memutuskan Untuk Mencari Ke Kampung Yang Lain Dan Bertemu lha ia Dengan Seorang Pemuda Kemudian Segera lah ia Tawarkan Pekerjaan Itu, Sekaligus Dengan Memberikan Bonus Jika Pekerjaan itu Telah Selesai.
'Pemuda Itupun Menyanggupi nya.
Kalau Kau Mau, Bersiaplah Karena Pekerjaan itu Harus Selesai Sore Hari. Kata Rojak Kepada Pemuda Itu.
Segera lah Mereka Berdua Berangkat Ke lokasi Penggalian. Tanpa Menanyakan Pekerjaan Dengan Jelas' ,,
Si Pemuda Bersama Rojak Pun Berangkat Menuju Lokasi Penggalian.
Dalam Hati Si Pemuda ia Membayangkan akan Segera Mendapat kan Rejeki,,,
Karena Telah Lama Menganggur Dan Segala Usaha nya Selama ini Gagal.
'Setelah Sampai Dilokasi' Si Pemuda Langsung Disuruh Oleh Rojak Untuk Turun Menggunakan Tambang Yang Diikatkan Pada Roda Penggerak,
Rojak Menahannya Dari Atas Sedangkan Si Pemuda Disuruh Turun Ke bawah
,
 ' Sesampainya Dibawah Si Pemuda Disuruh Menggali Tanah' Dengan Hati Yang Senang Si Pemuda Mulai Menggali Tanah.
' Yang Selanjutnya Ditaruh kan lah Dikeranjang Kemudian Ditarik Keatas Oleh Rojak.
" Sembari Menghela Nafas, Si Pemuda Berpikir Apa Yang Sebenarnya Dilakukan nya'.??

' Selang Kemudian Si Pemuda Teralihkan Dengan Suara Seakan Mendengar Gemuruh angin Kencang.??
' Si Pemuda itupun Langsung Mengerutkan Alis Mata nya Kemudian Menatap Keatas Sembari Berteriak Dari Bawah.
Mas',,
Tolong Tarik.!!
Nampaknya Hujan Akan Segera Turun.
' Mana Hujan Turun.!! Cuacanya Terik Begini Sahut', Rojak Dari Atas.
Anginnya berhembus Begitu Kencang Mas Dibawah Sini.!! Timpal Si Pemuda Dibawah.
Rojak Pun Enggan untuk Menariknya Walaupun Si Pemuda Sudah Masuk Kedalam Keranjang. Hatinya Mulai Gelisah Dan Panik.
Tangan Dan Kakinya Pun Gemetaran Terlebih Setelah Mendengar Suara2 Aneh Itu pun Sepertinya Memberikan Ancaman Kepada Si Pemuda di dalam sumur tua itu.
'Dengan Keterpaksaan Akhirnya Si Pemuda Berusaha Memanjat Keatas Menggunakan Tangannya', Belum Sampai Diatas Si Pemuda Melihat Kebawah Dan Dia Melihat Sesuatu yang Mempercepat Untuk naik ke atas Dari Dalam Sumur Tua.
' Kenapa Kau Naik.!! 'Tanya Rojak Kepada si Pemuda.
Mas' Saya Takut... Timpal Si Pemuda.
Saya Berhenti Bekerja Ajah Mas'.
Apa-apaan Ini.!!
Sahut Rojak Dengan Nada Sinis.
" Iya Mas', Saya Takut Mas.? Jawab Si Pemuda.
Takut apa.?? Tanya Rojak Kepada Si Pemuda.
Pokoknya Takut Mas', Saya Berhenti Bekerja.
Tidak Dibayar Juga gak apa2 Mas' ini Terpaksa Mas'
Jawab Si Pemuda Kepada Rojak.
Dengan Nada Penuh Emosi Rojak Pun Berkata Kepada si Pemuda itu.
Bukan Begini Caranya Kau.!! Ini Aku Yang Rugi Tahu.!! Timpal Rojak Kepada Si Pemuda itu.
Rugi apa Mas'.
Saya Tidak Dibayar Gak apa2 Mas' Timpal Si Pemuda.
Aku Rugi Jika Harus Mencari Tenaga Baru Lagi. Ucap Rojak.!!
' Itu Terserah Mas', Pokoknya Saya Mau Pulang Tidak Dibayar Juga Tidak Apa-apa,? Jawab Si Pemuda Tadi,
'Kemudian Segeralah Si Pemuda Itu Pergi Meninggalkan Sumur Tua Galian Tersebut.
Akhirnya Yang Terjadi Rojak Pun Harus Mencari Orang Lain Lagi Yang Mau Menggali Sesuai Dengan Mimpinya itu....
Bersambung Part _2 >>>>>>>>

No comments:
Post a Comment
Like & Comment