Like, comment & subscribe
* Disclaimer : Apabila Terdapat Nama, Tempat Kejadian Ataupun Cerita Yang Bersamaan Hanyalah Sebuah Kebetulan Belaka Karena Semua Dalam Cerita ini Adalah karangan fiksi.
* Diwaktu Sore Menjelang' Suasana Disekitarnya Terasa Dingin Dan langit pun Berselimut kan Mendung.Angin Berhembus Saling Barsautan' Sesekali Terdengar Gemuruh Langit Layaknya Hujan Akan Turun Dengan Lebatnya.
Oya' Perkenalkan Aku Adalah Seorang Karyawan Disalah Satu Perusahaan Ternama Dan Sekarang Saya Tinggal Di Perumahan Yang Sedang Dalam Pembangunan',,,
Dikarenakan Hunian Tidak Terlalu Jauh Dengan Jalan Raya Terlebih Ada Potongan Harga Sangat Cocok Buat Karyawan Seperti Saya Ini.
' Sementara Jauh Disebrang Jalanan Yang Sepi' Terlihat Sosok Seorang Perempuan Paruh Baya Sendirian Yang Seperti Sedang Menunggu Seseorang',,
Dia Berdiri Sambil Menggunakan Payung' Dengan Berpakaian Kebaya Warna Hijau.
Dan Disaat Tiba-tiba Terdengar Guntur Yang Sangat Menggelegar'
" Jedwwarrr....'!!!!
' Pandangan Ku Saat Itu Juga Teralihkan Karena Sungguh Menyeramkan Suara Guntur Sampai Membuat ku Kaget Setengah Mati.
Kemudian Aku Pun Memutuskan Masuk Kedalam Teras Karena Dirasa Dihalaman Depan Agak Menyeramkan'
' Sangat Tidak Masuk Diakal, Setelah Sampai Diteras Dan Akupun Kembali Untuk Memperhatikan Sosok Perempuan Paruh Baya Yang Tadi Di Sebrang Jalanan Sudah Tidak ada Disana',,
Sungguh Sangat Membuat ku Penasaran Sekali, Padahal Saat Terdengar Suara Guntur Tadi, Dan Aku Berpindah Dari posisi Halaman Ke Teras Rumah Hanya Berjarak 4 langkah'.
Yang Membuat Ku Merasa Sedikit Ada Yang Aneh' Sosok Perempuan Yang Tadi Disebrang Jalan Sudah Tidak Ada Lagi',
' Dan Entah Kemana Perginya, Seakan Hilang Bersamaan Dengan Gemuruh Guntur Yang Tadi Terdengar Sangat Menegangkan'.
Sejenak Ku Terdiam Kemudian Terlintas Dikepala Kemana Sosok Perempuan Tersebut Padahal Ditempat Tersebut Tidak Ada Rumah Bahkan Pepohonan'
Hanya Tanah Kosong Yang Akan Dibangun Untuk Perumahan...
Hawa Dingin Pun Seakan Tiba-tiba Menusuk Tulang' ,,
' Dan Akupun Segera Memutuskan Lebih Baik Masuk Kedalam Rumah, Karenanya Waktu Sudah Menjelang Magrib.
' Ckreeekk.....
" Pintu Rumah Aku Tutup Kemudian Satu Persatu Lampu Rumah Pun Aku Nyalakan', Jam Menunjukkan Pukul 18.00
' Akupun Terdiam Memandangi Jam Dinding Dan Kemudian Teringat Bahwa Didaerah Sekitar Sini Dulunya Tanah Kosong Semua Sebelum Didirikannya Perumahan Seperti Sekarang ini, ,,
" Seketika itu pun Hujan Turun Dengan Derasnya disertai petir...
Memang Benar Daerah Yang Aku Tinggali Saat ini Rencana Akan Dijadikan Perumahan, Dan Memang Saat ini Masih Sedikit Bangunan Yang Sudah Berdiri Mungkin Berkisar 25 Rumah Itupun Yang Benar-benar Sudah ada Penghuninya Hanya 10,
Namun Terdapat Bangunan Lama Paling Ujung Langsung Berbatasan Dengan Perumahan Yang Belum Diberi Tembok Pembatas',,
Konon Katanya Para Pekerja Perumahan Yang Mayoritas Orang-orang Daerah Sekitar Sini' Dulunya Bangunan Itu Bekas Pabrik Pemintalan Benang Sutra Namun Sudah Lama Tutup Dan Terbengkalai Dikarenakan Pemiliknya Meninggal Dan Disemayamkan Didalam Pabrik',,,
"Setelah Kematian Pemiliknya Para Pekerja Pabrikpun Mulai Satu Persatu Diberhentikan' Dikarenakan Usahanya Sudah Menurun, Terlebih Setelah Sepeninggal Suaminya Sipemilik Pabrik Tersebut',,
"istrinya Jadi Sering Bertingkah aneh, Bahkan Para Pekerja Sering Melihat Istri Dari si Pemilik Pabrik Tersebut Sering Berdiri Menggunakan Kebaya Warna Hijau Sembari Seperti Sedang Menunggu Seseorang.
' Singkat Cerita Produksi Pabrik Pun Dihentikan Karena Bangkrut Dan Istri Dari si Pemilik Pabrik Pun Mulai Sakit Keras' Kemudian Meninggal Dan Dimakamkan Disamping Suami nya Didalam Bekas Pabrik Tersebut.
' Namun Dari Cerita Penduduk Kampung Yang Dulunya Adalah Para Pekerja Pabrik, Mereka Masih Sesekali Melihat Perempuan Berdiri Didepan Pabrik Seperti Sedang Menunggu Seseorang.
Kemudian Daripada Aku Memikirkan Yang Terkesan Tidak Masuk Akal', Akupun Memutuskan Untuk Beristirahat Sambil Menonton Televisi.
' Tak Terasa Sembari Menikmati Acara Televisi Jam Sudah Menunjukkan Hampir Tengah Malam', Kemudian Akupun Beranjak Lagi Keluar Untuk Mengunci Pagar Depan',,
Karena Memang Daerah Sini Masih Sangat Sepi Penghuni Dan Berjarak Cukup Jauh Dari Kampung Terdekat.
Disaat Hendak Mengunci Pintu Pagar Depan' Sungguh Lah Sangat Membuatku Terkejut,,,
Bahkan Rasa Nyeri Disetiap Sendi2 Kaki' Apa Yang Aku Lihat Didepan Pagar Sosok Perempuan Yang Tadi Sore Berdiri Disebrang Jalan,,
Tiba-tiba Berdiri Didepan Pagar Rumahku' Dengan Raut Wajah Pucat Dan Masih Memegangi Payung Menggunakan Kebaya Hijau Menatap Kearahku',,
' Tak Kuasa Menahan Diri Akhirnya Akupun Jatuh Tak Sadar kan Diri.
Tak Selang Berapa Lama' Datang Pak Ustman Yang Memang Bekerja Sebagai Security Melihat ku Pingsan Dihalaman Depan Dan Langsung Menolongku Dibawa Ke Kursi Panjang Yang Terdapat Diteras Depan,,
" Setelah Berapa Menit Tak Sadar kan Diri Akhirnya Aku pun Terbangun Dan Seperti Orang Sedang Kebingungan' Kenapa Aku Disini Dan Mengapa Ada Pak Ustman Juga.
' Lalu Pak Ustman Menjelaskan Bahwa Melihat ku Sudah Tak Sadar kan Diri Dihalaman Rumah Dan Dia Langsung Membopongku Ke kursi Panjang'.
Tanpa Banyak Tanya Akupun Berterimakasih Ke Pak Ustman Bahwa Sudah Menolong ku Dan Diapun Pamit Untuk Bekerja Kembali
' Karena Sosok Pak Ustman Memang Dari Awal Berdirinya Perumahan Disini, Pak Ustman Lha Yang Dipercaya untuk Menjadi Security.
Semenjak Saat Itu Akupun Mulai Tidak Berani Keluar Malam Jika Habis Hujan Karena Memang Daerahnya Masih Sangat lah Sepi Dan Belum Banyak penghuninya.
* Bersambung Part _2 >>>>>>>>>
° Penulis : Dinifreelance'11